Tuesday, December 19, 2006

holiday.. (reflection)

liburan kali ini aku mengunjungi cc ku, skalian juga menghadiri pernikahannya tanggal 26 december ntar..
liburan ini kuhabiskan bersama keluargaku.
ok, benar" keluargaku, lengkap.

Kelengkapan ini baru saja dapat diwujudkan setelah... em... sekitar 12 tahun.!!!
soalnya cc aku dah pergi kuliah ke Bandung, trus langsung lanjut lagi mengambil gelar Master di Delaware, USA. Lalu bekerja dan tinggal di Atlanta sampai sekarang.
Ditambah lagi koko-ku yang juga pergi kuliah ke Jakarta dan sekarang telah berkeluarga di sana.
tinggallah aku seorang diri di Palembang, mau bilang apa lagi, memang sulit bila kamu anak bungsu di keluarga, ditambah lagi bila jarakmu dengan saudara"mu itu... dapat dikatakan sangat jauh.
dengan cie" 13 tahun dan koko 9 tahun.

Jadi, saat mereka sudah sangat dewasa, tinggallah aku sendiri di umur penghujung kedewasaan.
mungkin yang paling tepat adalah lagunya Britney Spears, "I'm not a girl, not yet a woman".
aku sekarang memang masih remaja, 17 tahun. tapi sudah tidak dapat dikatakan anak kecil lagi. akupun juga menolak bila masih disebut sebagai anak kecil. akupun akan kesal bila masih diperlakukan sebagai anak kecil. kau sudah dewasa!
tapi aku juga harus mengakui kalau aku belum dapat dikatakan benar" dewasa. aku bukan seorang wanita, well, not yet. secara biologis, ya aku sudah menjadi seorang wanita, tapi secara psikologis, aku masih berada diantaranya. aku beranggaan aku sudah dewasa, tapi aku masing suka ber-senang" dan ber-main", aku sama sekali tidak siap bila disodorkan seorang bayi untuk diurus. aku memang suka anak kecil, tapi... aku belum memiliki tanggung jawab yang cukup.
Secara hukum pun aku masih berada diantara, beberapa hukum sudah mensahkan kedewasaanku yang menginjak umur 17 tahun, tetapi masih ada juga hukum yang belum menyatakan kedewasaanku sebagai seorang manusia. aku baru akan benar" dewasa 4 tahun lagi, saat aku berumur 21 tahun.
...

well, kembali berkumpul satu keluarga seperti ini menyenangkan juga, aku jadi seakan kembali bernostalgia, walau sekarang semuanya telah berubah.
aku sudah bukan seorang gadis kecil yang harus dijaga dan diurus sepanjang waktu seperti 12 tahun yang lalu. cie" bekerja setiap hari dan telah memiliki suami yang tinggal bersama kita. koko juga bukan seorang anak remaja yang egois dan selalu menggangguku setiap saat. Sekarang ia sudah menjadi seorang ayah yang memiliki tanggung jawab. papa juga sudah tidak semuda dulu.
semuanya telah berubah.

ini adalah sebuah reuni yang entah kapan dapat terjadi lagi.
bagai sebuah gerhana matahari yang jarang terjadi. dan kalaupun terjadi entah dimana, tidak dapat disaksikan di seluruh bumi kan..?
Maklum saja, lokasi keluarga sudah terpencar, masing" memiliki urusan sendiri.
tahun depan aku akan kuliah entah di mana.
cie" tinggal dan bekerja di Atlanta, USA.
koko tinggal di Jakarta.
Mama dan papa masih di Palembang.
...
tampaknya reuni bukanlah suatu hal yang mudah...

Liburan kali ini adalah liburan untuk keluarga.
Nikmati saja, soalnya.. entah kapan kan akan terjadi lagi...
mungkin 10 tahun lagi,
atau...
bahkan lebih lama lagi..
...

dan apabila saat itu tiba..
semuanya akan jauh lebih berbeda lagi.
tidak akan ada yang sama.
...

rupanya kenangan masa lalu, hanya masa lalu
tidak akan kita dapatkan lagi
...

waktu telah mengubah segalanya.
^-^

Wednesday, November 15, 2006

puisi lagi..

Religi/KeTuhanan

Allah ku

Syukur
Saat ku bersungkur
Atas berkahMu
Dengan penuh syahdu
Walau tak kumengerti
Rencana ilahi
Tetapi ku yakin
Kesempurnaannya
Dalam batin
Ku berpasrah
Dikau maha segalanya
Kau beri ku suka cita
Sesama untuk tertawa
Bianglala untuk mega
Dalam sedu sedan ku memanggil
Dikau selalu hadir
Pendengar yang setia
Kunci setiap masalah
Setiap waktu pun
Aku milikMu

November 8, 2006
Puisi ini kembali kubuat atas tugas dari Pak Kasdi Haryanta, guru Bahasa Indonesia ku. Ini adalah tema tentang Tuhan.

Spirit Fight/Daya Juang

Sayap yang Patah

Ku bagai burung kecil
Di sebuah sarang mungil
Bermimpi dapat terbang
Bagai layang-layang
Seekor burung pun datang
Mengajariku melayang
Seketika matahari bersinar cerah
Aku bersiul ceria
Sayapku menguat
Tekadku bulat
Tetapi…
Belum sempat kucicipi
Terbang yang tinggi
Angin besar menghempas
Aku terjatuh
Terhempas ke tanah
Sayapku patah
Ia terbang menjauh
Hatiku perih
Aku marah
Untuk apa asa?
Bila akhirnya
Hancur yang terasa
Embun mata mengalir
Bagai tiada akhir
Lalu aku sadar
Nafasku masih berjalan
Aku mencari arah
Aku akan bertahan
Walau kaki menjejak tanah

November 6, 2006
Puisi yang satu ini kubuat dengan mengingat pengalamanku yang sangat menyedihkan saat akhir tahun ajaran kelas X. Dimana mimpiku sejak kecil hancur berkeping-keping begitu saja saat aku sama sekali tidak memiliki antisipasi untuk hal itu. terlebih lagi sebelum itu aku merasa mimpiku akan menjadi kenyataan. Well, itu mungkin berlebihan, tepatnya, aku merasa selangkah lebih maju mendekati mimpiku itu. aku sudah merasakan yang namanya terbang melayang, tetapi... tiba-tiba saja hancur berantakan. mungkin puisi ini menggambarkan dengan tepat semua perasaanku saat itu.

Saturday, November 11, 2006

Cinta Ilmiah

Cinta

Cinta Ilmiah
By: Vivienne

Orang Yunani percaya
Cupid adalah dewa cinta
membawa busur dan panah
Membuat hati terjatuh

Kini manusia
Lebih percaya ilmiah
Cinta hasil reaksi kimia
Dengan bantuan hormon
Mengaktifkan adrenalin
Mengacaukan logika
Canda bagai katalis
Doa adalah indikator
Bagai gravitasi menarik benda
Dikau menarik mata
Membiaskan cahaya
Memperindah mega
Pendaran asa
Seperti dorongan gaya
Tak tersubstitusi
Tak tereliminasi

Bila cinta tlah bersua
Bagai reaksi magnesium dan oksigen
Dalam pekat gulita
menghasilkan
Kilauan cahaya putih

November 8, 2006
Note:
puisi ini dibuat untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia dari Pak Kasdi.
Aku hanya iseng saja ingin membuat puisi yang berbeda dari biasanya, lalu aku teringat pernah membaca sebuah karangan yang menggambarkan keadaannya dengan menggunakan istilah-istilah ilmiah dan hasilnya sangatlah menarik dan unik.
Walau harus membuka banyak buku referensi untuk mengerti apa maksudnya, tapi ternyata hal itu memberikan nilai intrinsik yang lebih dan cukup humoris.
Jadi aku hanya ingin mencobanya saja, dan ternyata memang lebih sulit daripada mengartikannya, karena terbukti aku harus membaca banyak referensi terlebih dahulu. hehe..
Well, tapi aku tidak menyesal dan ini pun menjadi puisi favoritku. hehe..
^-^

Sunday, November 5, 2006

Puisi Spontan

Cinta

By : Vivianne

ya,
kucinta engkau
wahai cinta
yang kemilau...

History:

Puisi ini dibuat secara spontan saat pelajaran berlangsung di sekolah. Saat itu kami baru saja selesai pelajaran Bahasa Indonesia dan membahas tentang puisi. Jadi, aku dan teman sebangku-ku, Christian Abednego, bercanda, dan dalam candaan itu kami membuat puisi, dan tersebutlah secara spontan olehku puisi singkat ini...
Setelah kupikir-pikir... boleh juga maknanya.
Sebuah rasa cinta kepada perasaan cinta itu sendiri, karena saat merasakan cinta, kita merasa bahagia, tanpa memandang siapa yang dicintai, perasaan cinta itu indah, sebuah ekspresi kepada rasa cinta itu sendiri.
Thanks to Mr. Kasdi Haryanta, guru Bahasa Indonesia kami...

Wednesday, September 20, 2006

Peace Quest, day1

Selama 4 hari 3 malam aku mengikuti retret. retret ini dari sekolah aku, wajib buat anak Katolik, tapi bagiku, retret ini bukan sekedar kewajiban, tetapi... memang aku membutuhkannya. Maklum saja, aku memang sedang mengalami kegundahan beberapa hari yang lalu. Ada masalah yang menggajal hatiku. Aku mengikuti retret ini dengan berbagai harapan.
Hari pertama aku menjejakkan kakiku di Rumah Retret Giri Nugroho.. jujur, aku datang sangat kepagian.. Masalahnya, papaku hanya dapat mengantar aku sampai di sana lebih cepat 1 jam dari yang seharusnya. Mungkin bagi kalian itu tidak terlalu bermasalah.. tapi mengapa bagiku itu sangat bermasalah?? Hello.... this is Indonesia. in which part of this country yang tidak punya budaya jam karet?? Aku adalah orang pertama yang sampai di tempat itu, bahkan saat itu, panitianya masih tidak ada di tempat.. sehingga, dan sangat untungnya.., ada seorang frater di situ yang membantuku untuk memanggil si panitia dan dengan berlari-lari Mbak Galuh pun datang..
dan yang sebenarnya membuat aku uring-uringan banget begitu sampai di sana.. yaitu setelah melihat papan pengumuman tempat kamar tidur.... Namaku berada di asrama cowok!!!!! sekamar dengan cowok!!!!!!!!!!!!!!!!! Hello, Vivien Carissa... is it sounds like a boy's name to you?? Jadi, tentu saja namaku langsung dipindahkan ke Girl's floor, alias lantai2 dan sekamar dengan Lala yang waktu itu sendirian di kamar 29. So, not too bad, I knew Lala for the first time in the tenth grade. She's a nice girl and will be a good room mate, so no problem.. ^-^
Yach.. walau begitu, masih sangat tidak menyenangkan untuk tinggal di dalam kamar beristirahat sendirian, knowing that you are the only person that's in the building. But then, my friends start coming, so, I'm not alone anymore, the fun begin.
Kita mulai dengan pembagian kelompok yang merupakan seperti keluarga kita nantinya dalam semua acara. Aku masuk di Kelompok 2, dari 5 kelompok. Trus juga kita diberi tahu segala macam peraturan di sana. Termasuk harus menitipkan Handphone tersayang.... jadinya... ga bisa dech mengabadikan momen" indah di sana..
Saat disuruh memilih ketua, mereka malah memilihku semua.. jadi, aku menjadi ketua kelompoknya, dan anggotanya ada7, Adi, Agatha, Delia, Frischarlia, Efran, Patricia, Yeny. Tadinya, aku agak ragu dengan kelompokku ini, soalnya kita memang kenal, tapi tidak cukup dekat..
Tetapi pendapat itu langsung berubah saat session pertama dimulai, sharing. Kita diminta untuk jujur tentang suasana hati kita, semua kesenangan serta kecemasan. Akhirnya aku memutuskan untuk membuka diri, memberi tahu mereka apa kegelisahanku selama ini, karena memang aku harus menganggap mereka bagai keluargaku sendiri kan? Ternyata, mereka benar" tanggap akan masalahku dan dengan penuh perhatian mencoba memberikan solusi dan pendapat mereka serta juga dukungan dari mereka. Mereka juga mengungkapkan masalah mereka yang selama ini tidak pernah aku duga, kita pun bersama-sama mencari solusi untuk setiap masalah. Tidak disangka, ternyata kami dapat dengan cepat menemukan suasana kekeluargaan... sampai" waktu yang diberikan untuk kami sharing tidak cukup dan terpaksa kami tunda sebagian... God already arrange everything perfectly.
Yups, malamnya kita rekreasi... Lumayan... menyenangkan qo... namanya juga rekreasi... hehe...
Sesudahnya kita ada renungan malam.
Trus... bobo dech... ^-^
Walau sebenarnya aku tak lansung bobo sich.. soalnya.... latihan meditasi bersama temanku Vika, dan kami pun mengobrol sampai jam... stengah tiga!!!!!
Ups, this is secret... okay?
coz... we are supposed to wake up at 5..... t.t