Christmas eve is tomorrow, but still I don't have any plan for tomorrow!! nor for the day after..
(sigh)
actually I really want to do something in this Christmas, my first Christmas without my family..
But.. I just don't know what!!!
Most of the stores will be closed for sure, I'm not even sure about the restaurants.
Actually I want to make some sweet memories for my first Christmas in Switzerland with my friends, the country that will be my home for 3 years or even more..
I'm thinking about having a nice dinner with my friends.. but where?
I also want to give them something as Christmas present, but.. what?
..
..
..
God, just lead me in your way and your plan.
I believe you have a plan set already..
hehe
thanks
^^
This is a record, of an ordinary girl in an ordinary real world, that lives in her extraordinary mind. all of her thoughts, her feelings, her ideas, and her commands and declarations....
Sunday, December 23, 2007
Friday, December 21, 2007
Human's Instinc
2 hari yang lalu aku baru slesai baca buku "Secret of the Sirens" karya Julia Golding. Buku ini aku pinjam dari Library di skolahku. Tadinya sih aku pikir ini cuma buku Novel ringan untuk anak" seperti biasa. Aku memilih buku ini, karena aku sudah lama banget ga baca novel, jadi aku pikir untuk mulai dari yang ringan" aja, kayak novel untuk anak", ntar baru pindah ke novel yang lebih 'berat'. Tapi ternyata novel yang memang hanya untuk anak" ini, mengirimkan pesan yang bagus banget. "our earth is dying because of us!!!!". ini saatnya untuk kita bergerak, "save our own earth!!".
Walau emang banyak yang sudah memprediksi hal ini, tapi dasar manusia itu memang egois banget, ga peduli dengan apa yang terjadi di sekelilingnya. hanya peduli tentang kesenangan dia sendiri. Selama dia untung, ga peduli tentang lingkungan, padahal itu sangat penting, karena kita hidup di lingkungan itu!!!
Ada memang rencana untuk memindahkan koloni manusia ke luar angkasa, karena bumi sudah tidak layak lagi untuk ditinggali.. tapi "hello........!!!!", teknologi kita belum mampu!!! hal itu masih IMPOSIBLE. jadi jangan berangan untuk bisa melakukan "habis manis sepah dibuang" pada ibu pertiwi kita ini. Kita masih terikat kuat pada bumi ini. dan kita juga seharusnya lebih menghormati planet yang telah menyediakan kehidupan untuk kita dimulai dari awal sejarahnya manusia. jadi, bukannya lebih baik kalau kita memperlakukan ibu pertiwi dengan lebih hormat dan memikirkan kelangsungannya juga, jangan hanya mengeksploitasi tanpa batas.
Dalam buku novel ini, diceritakan bahwa sebenarnya mythical creatures itu masih exist di dunia kita ini, hanya saja mereka itu well hidden. far from human's knowledge, well, except from the companions, or the society, kelompok manusia yang dikaruniai special gifts untuk bisa berkomunikasi dengan para mythical creatures dan menjadi pelindung mereka. Dan yang menjadi konfliknya adalah prilaku manusia yang egois, yang membuat bumi ini semakin hancur setiap harinya. dan bagaiman para mythical creatures sudah capek akan semua itu dan mulai marah terhadap manusia.
Seandainya mereka memang exist di dunia ini... aku yakin banget mereka memang bukan hanya mulai marah, tapi mungkin sudah menjadi angkara murka. Liat aja polusi yang ada di sekitar kita, lalu gejala alam yang mulai menjadi aneh karena global warming. bagaiman es di kutub itu sudah mencair, membuat ekosistem di dunia jadi kacau. dan semua ini gara" siapa??
Manusia, KITA!!!!!
Harusnya kita sadar untuk tidak membuat planet ini lebih sakit lagi. harusnya kita sekarang mulai untuk lebih sadar, hormati lingkungan kita..
supaya kita masih bisa tinggal di planet ini dengan nyaman sampai beberapa ribu tahun lagi. atau bahkan sampai kiamatnya kehidupan di tata surya kita, sampai sang Surya kita tua dan pensiun dan menjadi bintang hitam, yang perlahan akan segera terjadi. dan berharaplah saat hal itu terjadi, teknologi kita baru benar" mampu untuk menopang kehidupan bumi di luar angkasa...............
Walau emang banyak yang sudah memprediksi hal ini, tapi dasar manusia itu memang egois banget, ga peduli dengan apa yang terjadi di sekelilingnya. hanya peduli tentang kesenangan dia sendiri. Selama dia untung, ga peduli tentang lingkungan, padahal itu sangat penting, karena kita hidup di lingkungan itu!!!
Ada memang rencana untuk memindahkan koloni manusia ke luar angkasa, karena bumi sudah tidak layak lagi untuk ditinggali.. tapi "hello........!!!!", teknologi kita belum mampu!!! hal itu masih IMPOSIBLE. jadi jangan berangan untuk bisa melakukan "habis manis sepah dibuang" pada ibu pertiwi kita ini. Kita masih terikat kuat pada bumi ini. dan kita juga seharusnya lebih menghormati planet yang telah menyediakan kehidupan untuk kita dimulai dari awal sejarahnya manusia. jadi, bukannya lebih baik kalau kita memperlakukan ibu pertiwi dengan lebih hormat dan memikirkan kelangsungannya juga, jangan hanya mengeksploitasi tanpa batas.
Dalam buku novel ini, diceritakan bahwa sebenarnya mythical creatures itu masih exist di dunia kita ini, hanya saja mereka itu well hidden. far from human's knowledge, well, except from the companions, or the society, kelompok manusia yang dikaruniai special gifts untuk bisa berkomunikasi dengan para mythical creatures dan menjadi pelindung mereka. Dan yang menjadi konfliknya adalah prilaku manusia yang egois, yang membuat bumi ini semakin hancur setiap harinya. dan bagaiman para mythical creatures sudah capek akan semua itu dan mulai marah terhadap manusia.
Seandainya mereka memang exist di dunia ini... aku yakin banget mereka memang bukan hanya mulai marah, tapi mungkin sudah menjadi angkara murka. Liat aja polusi yang ada di sekitar kita, lalu gejala alam yang mulai menjadi aneh karena global warming. bagaiman es di kutub itu sudah mencair, membuat ekosistem di dunia jadi kacau. dan semua ini gara" siapa??
Manusia, KITA!!!!!
Harusnya kita sadar untuk tidak membuat planet ini lebih sakit lagi. harusnya kita sekarang mulai untuk lebih sadar, hormati lingkungan kita..
supaya kita masih bisa tinggal di planet ini dengan nyaman sampai beberapa ribu tahun lagi. atau bahkan sampai kiamatnya kehidupan di tata surya kita, sampai sang Surya kita tua dan pensiun dan menjadi bintang hitam, yang perlahan akan segera terjadi. dan berharaplah saat hal itu terjadi, teknologi kita baru benar" mampu untuk menopang kehidupan bumi di luar angkasa...............
Thursday, December 20, 2007
start over again
Setelah sekian lama aku berhenti menulis, dikarenakan oleh tiadanya waktu, lalu didorong oleh rasa malas.... blog ini telah terbengkalai hampir selama setahun.
tapi.. memang ada rasa keinginan untuk menulis yang mendorongku untuk memulai lagi.
atau.. mungkin juga karena saat liburan, aku jadi punya waktu lebih banyak, bukan hanya untuk menulis, tetapi juga untuk memikirkan hal" yang telah terjadi padaku, dan apa maknanya dalam hidupku ini.
sejak setahun terakhir aku menulis, jelas telah terjadi banyak hal terhadapku. banyak hal yang mungkin merubah sudut pandangku terhadap dunia, dan terutama telah lebih mendewasakanku mungkin.
Dimulai dari saat" menempuh ujian akhir, bagaimana rasanya berjuang sekuat tenaga bersama teman-teman, lalu juga bagaimana caranya menghadapi perpisahan yang begitu berat dengan teman" yang mungkin tak akan pernah kujumpai lagi selama sisa hidupku, karena mereka begitu berharga dan sempurna dalam hidupku, mungkin hanya kesempatan sekali seumur hidup.
Lalu saat" dimana aku harus memulai lembaran baru di tempat yang sangat jauh dari tanah kelahiranku, di dunia yang sebelumnya belum pernah aku kunjungi. dan di dunia ini aku harus membuktikan tekad dan kemandirianku pada orang tuaku, sesuai dengan janji yang aku ucapkan agar aku dapat pergi ke dunia ini. ke dalam dunia yang dapat mengajariku tentang budaya lain, teman" dari negara asing. Hal yang terakhir aku pelajari.. itu adalah cinta dan perpisahannya. betapa indah dan sakitnya......
ya.. aku telah mengalami banyak hal dalam waktu setahun ini.
aku juga telah belajar banyak tentang kehidupan.
bahwa manusia itu memang sangat bervariasi. kita ga bisa berharap hanya bertemu dengan orang" yang baik saja.
karena faktanya tokoh jahat di dalam dunia ini banyak banget, bahkan mungkin kita bisa jadi salah satunya. karena peran yang dimainkan setiap orang itu beda setiap harinya, bahkan beda dari sudut pandang yang berbeda. tidak ada yang namanya hitam putih di dunia nyata. yang ada hanya belang"...
tapi.. memang ada rasa keinginan untuk menulis yang mendorongku untuk memulai lagi.
atau.. mungkin juga karena saat liburan, aku jadi punya waktu lebih banyak, bukan hanya untuk menulis, tetapi juga untuk memikirkan hal" yang telah terjadi padaku, dan apa maknanya dalam hidupku ini.
sejak setahun terakhir aku menulis, jelas telah terjadi banyak hal terhadapku. banyak hal yang mungkin merubah sudut pandangku terhadap dunia, dan terutama telah lebih mendewasakanku mungkin.
Dimulai dari saat" menempuh ujian akhir, bagaimana rasanya berjuang sekuat tenaga bersama teman-teman, lalu juga bagaimana caranya menghadapi perpisahan yang begitu berat dengan teman" yang mungkin tak akan pernah kujumpai lagi selama sisa hidupku, karena mereka begitu berharga dan sempurna dalam hidupku, mungkin hanya kesempatan sekali seumur hidup.
Lalu saat" dimana aku harus memulai lembaran baru di tempat yang sangat jauh dari tanah kelahiranku, di dunia yang sebelumnya belum pernah aku kunjungi. dan di dunia ini aku harus membuktikan tekad dan kemandirianku pada orang tuaku, sesuai dengan janji yang aku ucapkan agar aku dapat pergi ke dunia ini. ke dalam dunia yang dapat mengajariku tentang budaya lain, teman" dari negara asing. Hal yang terakhir aku pelajari.. itu adalah cinta dan perpisahannya. betapa indah dan sakitnya......
ya.. aku telah mengalami banyak hal dalam waktu setahun ini.
aku juga telah belajar banyak tentang kehidupan.
bahwa manusia itu memang sangat bervariasi. kita ga bisa berharap hanya bertemu dengan orang" yang baik saja.
karena faktanya tokoh jahat di dalam dunia ini banyak banget, bahkan mungkin kita bisa jadi salah satunya. karena peran yang dimainkan setiap orang itu beda setiap harinya, bahkan beda dari sudut pandang yang berbeda. tidak ada yang namanya hitam putih di dunia nyata. yang ada hanya belang"...
Saturday, March 3, 2007
My Sweet Christmast Eve..
Chrismtast Eve ku kulewatkan di rumah cie-cieku. Ini adalah Natal pertama keluargaku dapat berkumpul lengkap setelah sekian tahun terpencar-pencar. Rencananya kami akan mengadakan Pesta Malam Natal bersama kecil-kecilan. Mengundang Pho-pho (nenek), paman dan bibi serta sepupuku yang juga hadir di Atlanta, GA untuk hadir di pernikahan cie-cieku dengan Amit pada tanggal 26 Desember 2006 nanti, serta beberapa teman akrab cie-cieku.
Menjelang malam Natal, sembari menunggu semua tamu hadir, kami menonton TV yang saat itu sedang disiarkan sebuah film anak-anak “The Polar Express”. Film ini mengisahkan tentang perjalanan anak-anak ke Kutub Utara untuk bertemu dengan Santa Clauss, yang disertai juga legenda kuno bahwa hanya anak-anak yang percaya saja yang dapat mendengar kerincingan kereta santa. Film ini sebenarnya sederhana, tetapi entah kenapa memberi makna yang khusus bagi diriku. Mungkin karena aku juga sudah lama tidak lagi percaya pada Santa Clauss ataupun keajaiban yang serupa. Film ini menggelitik jiwaku dissat kecil, aku tiba-tiba merindukan kepolosanku saat masih kecil, aku ingin kembali di saat aku masih percaya pada semua keajaiban dan kebahagiaan. Well, mungkin itulah indahnya Natal. Iya kan?
Tamu yang pertama datang adalah keluargaku sendiri, mereka baru saja datang dari New York yang terdiri dari pho-pho (nenek), Tante dan Om beserta sepupuku, Marsha. Lalu, teman cie-cieku dari Delaware, tempat cie-cie kuliah untuk mengambil gelar MBA dulu. Mereka berdua yang juga berasal dari Indonesia sudah menikah dan membawa anak mereka Andrew, yang lansung menjadi pusat perhatian di malam natal ini. Kemudian juga hadir Kawasaki Ikuko, teman akrab cie-cieku yang juga temanku yang berasal dari Jepang. Tapi jangan salah, dia tidak ada hubungannya dengan perusahaan otomotif besar berasal dari Jepang yang juga bernama Kawasaki (kami sudah pernah menanyakannya.. hehe). Sebenarnya ada satu lagi teman yang diundang, tetapi dia berhalangan hadir malam itu.
Setelah semuanya hadir, kami memulai acara makan malam, yang menurutku sih, agak berlebihan mengingat jumlah orang yang menghadiri pesta kecil-kecilan ini. Menu sangat banyak, mulai dari pempek yang khas Palembang, kota asal kami, sampai dengan pasta ala Amerika. Sambil makan, kami juga melakukan aktivitas lain yang terbagi menjadi dua grup. Yang satu grup dewasa di meja makan, yang satu lagi adalah grup yang dapat terbilang grup anak muda di depan televisi. Tentu aku termasuk di grup yang kedua, bersama dengan Marsha, Andrew, dan Amit. Kami bermain sembunyi bola, tentu yang jadi objek adalah Andrew. Lucunya, Andrew sangat senang menganggap semua benda yang disukainya sebagai miliknya, termasuk bola yang kita mainkan. Jadi, kata-kata yang paling sering diucapkannya adalah “it’s mine”. Maklumlah, walaupun ortunya Indo, tetapi berhubung dia lahir dan dibesarkan di USA, dia hanya bisa berbahasa Inggris walaupun juga mengerti sedikit Bahasa.
Setelah malam semakin larut, cie-cie dan Amit mengenakan topi Santa Clauss dan mulai membagi-bagikan hadiah untuk semua yang hadir. Hadiahnya bermacam-macam, yang dewasa umumnya mendapatkan tas, sedang kami yang masih muda mendapatkan hadiah coklat dan permen. Rupanya, aku juga mendapat hadiah tambahan dari Ikuko! Dia memberikan aku sebuah syal dan sebuah celana tidur. Aku senang sekali, sudah lama sih aku mengidamkan untuk memiliki syal, tapi belum kesampaian. Rupanya Natal kali ini, impianku ada yang terkabul. Kita membuka semua kadonya bersama, aku membuka kadoku di samping Andrew. Lucu juga melihat wajahnya yang langsung tersenyum senang saat melihat isi kadonya.
Saat-saat seperti ini sungguh jarang dalam hidupku. Entah telah berapa tahun aku tidak pernah merasakan Natal seindah ini, merayakannya dengan seluruh keluargaku, makan bersama, membuka kado bersama,… Yah walaupun aku juga merayakannya dengan teman baru yang baru kutemui beberapa jam yang lalu, tetapi benar-benar terasa seperti merayakan dengan keluarga dekat saja. Lalu, tiba-tiba aku mendengar suara kerincingan samar-samar, seperti suara lonceng-lonceng kecil. Walaupun mungkin hanya bayanganku saja, tapi aku yakin, aku benar-benar mendengarnya. Mungkinkah itu suara lonceng kereta Santa Clauss?? Mungkin juga, tetapi hadiah yang kuterima bukan berupa benda yang dapat disentuh, tetapi berupa pengalaman Natal yang indah. Ya, ini adalah hadiah yang terbaik.
Setelah selesai membuka kado bersama, cie-cie dan Amit mengeluarkan sebuah kue Natal. Yah, berhubung kita semua sudah pada kenyang, jadi kami semua hanya makan kuenya sedikit saja. Hehe… Lalu tamu-tamu pun mulai berpamitan pulang. Saat Andrew mau pulang, dia memberikan good bye kiss kepadaku dan Marsha. Yah, walaupun itu adalah ciuman yang amat sangat basah, tapi aku senang sekali, soalnya dari dulu, aku sangat mudah jatuh cinta pada anak kecil, terutama ya.. yang seperti Andrew. Lagian, wajar saja lah kalau ciuman itu jadi terasa sangat basah, soalnya anak seumur Andrew kan memang banyak banget air liurnya…
Yap, ini adalah pengalaman Natal terindah, dengan suasana sederhana tetapi sangat hangat walaupun cuaca saat itu adalah Winter.. hehe..
^-^
Tuesday, December 19, 2006
holiday.. (reflection)
liburan kali ini aku mengunjungi cc ku, skalian juga menghadiri pernikahannya tanggal 26 december ntar..
liburan ini kuhabiskan bersama keluargaku.
ok, benar" keluargaku, lengkap.
Kelengkapan ini baru saja dapat diwujudkan setelah... em... sekitar 12 tahun.!!!
soalnya cc aku dah pergi kuliah ke Bandung, trus langsung lanjut lagi mengambil gelar Master di Delaware, USA. Lalu bekerja dan tinggal di Atlanta sampai sekarang.
Ditambah lagi koko-ku yang juga pergi kuliah ke Jakarta dan sekarang telah berkeluarga di sana.
tinggallah aku seorang diri di Palembang, mau bilang apa lagi, memang sulit bila kamu anak bungsu di keluarga, ditambah lagi bila jarakmu dengan saudara"mu itu... dapat dikatakan sangat jauh.
dengan cie" 13 tahun dan koko 9 tahun.
Jadi, saat mereka sudah sangat dewasa, tinggallah aku sendiri di umur penghujung kedewasaan.
mungkin yang paling tepat adalah lagunya Britney Spears, "I'm not a girl, not yet a woman".
aku sekarang memang masih remaja, 17 tahun. tapi sudah tidak dapat dikatakan anak kecil lagi. akupun juga menolak bila masih disebut sebagai anak kecil. akupun akan kesal bila masih diperlakukan sebagai anak kecil. kau sudah dewasa!
tapi aku juga harus mengakui kalau aku belum dapat dikatakan benar" dewasa. aku bukan seorang wanita, well, not yet. secara biologis, ya aku sudah menjadi seorang wanita, tapi secara psikologis, aku masih berada diantaranya. aku beranggaan aku sudah dewasa, tapi aku masing suka ber-senang" dan ber-main", aku sama sekali tidak siap bila disodorkan seorang bayi untuk diurus. aku memang suka anak kecil, tapi... aku belum memiliki tanggung jawab yang cukup.
Secara hukum pun aku masih berada diantara, beberapa hukum sudah mensahkan kedewasaanku yang menginjak umur 17 tahun, tetapi masih ada juga hukum yang belum menyatakan kedewasaanku sebagai seorang manusia. aku baru akan benar" dewasa 4 tahun lagi, saat aku berumur 21 tahun.
...
well, kembali berkumpul satu keluarga seperti ini menyenangkan juga, aku jadi seakan kembali bernostalgia, walau sekarang semuanya telah berubah.
aku sudah bukan seorang gadis kecil yang harus dijaga dan diurus sepanjang waktu seperti 12 tahun yang lalu. cie" bekerja setiap hari dan telah memiliki suami yang tinggal bersama kita. koko juga bukan seorang anak remaja yang egois dan selalu menggangguku setiap saat. Sekarang ia sudah menjadi seorang ayah yang memiliki tanggung jawab. papa juga sudah tidak semuda dulu.
semuanya telah berubah.
ini adalah sebuah reuni yang entah kapan dapat terjadi lagi.
bagai sebuah gerhana matahari yang jarang terjadi. dan kalaupun terjadi entah dimana, tidak dapat disaksikan di seluruh bumi kan..?
Maklum saja, lokasi keluarga sudah terpencar, masing" memiliki urusan sendiri.
tahun depan aku akan kuliah entah di mana.
cie" tinggal dan bekerja di Atlanta, USA.
koko tinggal di Jakarta.
Mama dan papa masih di Palembang.
...
tampaknya reuni bukanlah suatu hal yang mudah...
Liburan kali ini adalah liburan untuk keluarga.
Nikmati saja, soalnya.. entah kapan kan akan terjadi lagi...
mungkin 10 tahun lagi,
atau...
bahkan lebih lama lagi..
...
dan apabila saat itu tiba..
semuanya akan jauh lebih berbeda lagi.
tidak akan ada yang sama.
...
rupanya kenangan masa lalu, hanya masa lalu
tidak akan kita dapatkan lagi
...
waktu telah mengubah segalanya.
^-^
liburan ini kuhabiskan bersama keluargaku.
ok, benar" keluargaku, lengkap.
Kelengkapan ini baru saja dapat diwujudkan setelah... em... sekitar 12 tahun.!!!
soalnya cc aku dah pergi kuliah ke Bandung, trus langsung lanjut lagi mengambil gelar Master di Delaware, USA. Lalu bekerja dan tinggal di Atlanta sampai sekarang.
Ditambah lagi koko-ku yang juga pergi kuliah ke Jakarta dan sekarang telah berkeluarga di sana.
tinggallah aku seorang diri di Palembang, mau bilang apa lagi, memang sulit bila kamu anak bungsu di keluarga, ditambah lagi bila jarakmu dengan saudara"mu itu... dapat dikatakan sangat jauh.
dengan cie" 13 tahun dan koko 9 tahun.
Jadi, saat mereka sudah sangat dewasa, tinggallah aku sendiri di umur penghujung kedewasaan.
mungkin yang paling tepat adalah lagunya Britney Spears, "I'm not a girl, not yet a woman".
aku sekarang memang masih remaja, 17 tahun. tapi sudah tidak dapat dikatakan anak kecil lagi. akupun juga menolak bila masih disebut sebagai anak kecil. akupun akan kesal bila masih diperlakukan sebagai anak kecil. kau sudah dewasa!
tapi aku juga harus mengakui kalau aku belum dapat dikatakan benar" dewasa. aku bukan seorang wanita, well, not yet. secara biologis, ya aku sudah menjadi seorang wanita, tapi secara psikologis, aku masih berada diantaranya. aku beranggaan aku sudah dewasa, tapi aku masing suka ber-senang" dan ber-main", aku sama sekali tidak siap bila disodorkan seorang bayi untuk diurus. aku memang suka anak kecil, tapi... aku belum memiliki tanggung jawab yang cukup.
Secara hukum pun aku masih berada diantara, beberapa hukum sudah mensahkan kedewasaanku yang menginjak umur 17 tahun, tetapi masih ada juga hukum yang belum menyatakan kedewasaanku sebagai seorang manusia. aku baru akan benar" dewasa 4 tahun lagi, saat aku berumur 21 tahun.
...
well, kembali berkumpul satu keluarga seperti ini menyenangkan juga, aku jadi seakan kembali bernostalgia, walau sekarang semuanya telah berubah.
aku sudah bukan seorang gadis kecil yang harus dijaga dan diurus sepanjang waktu seperti 12 tahun yang lalu. cie" bekerja setiap hari dan telah memiliki suami yang tinggal bersama kita. koko juga bukan seorang anak remaja yang egois dan selalu menggangguku setiap saat. Sekarang ia sudah menjadi seorang ayah yang memiliki tanggung jawab. papa juga sudah tidak semuda dulu.
semuanya telah berubah.
ini adalah sebuah reuni yang entah kapan dapat terjadi lagi.
bagai sebuah gerhana matahari yang jarang terjadi. dan kalaupun terjadi entah dimana, tidak dapat disaksikan di seluruh bumi kan..?
Maklum saja, lokasi keluarga sudah terpencar, masing" memiliki urusan sendiri.
tahun depan aku akan kuliah entah di mana.
cie" tinggal dan bekerja di Atlanta, USA.
koko tinggal di Jakarta.
Mama dan papa masih di Palembang.
...
tampaknya reuni bukanlah suatu hal yang mudah...
Liburan kali ini adalah liburan untuk keluarga.
Nikmati saja, soalnya.. entah kapan kan akan terjadi lagi...
mungkin 10 tahun lagi,
atau...
bahkan lebih lama lagi..
...
dan apabila saat itu tiba..
semuanya akan jauh lebih berbeda lagi.
tidak akan ada yang sama.
...
rupanya kenangan masa lalu, hanya masa lalu
tidak akan kita dapatkan lagi
...
waktu telah mengubah segalanya.
^-^
Subscribe to:
Posts (Atom)